Alasan Perceraian Yang Sering Digunakan
Advokat Cerai – Alasan Perceraian Yang Sering Digunakan. Pernikahan merupakan suatu tradisi sakral yang ada di dalam kehidupan kita. Kita harus berkomitmen dengan pasangan masing-masing dalam satu ikatan yang bernama pernikahan. Namun, tidak semua pernikahan berjalan dengan lancar dan ada juga yang harus mengalami perceraian.
Perceraian sendiri merupakan akhir dari sebuah jalinan pernikahan yang biasanya terjadi karena beberapa masalah di antara suami istri. Masalah-masalah tersebut bisa berupa kurang harmonis, terjadinya perselingkuhan, terjadinya KDRT, hingga faktor ekonomi.
Sebelum melakukan perceraian, ada beberapa persyaratan serta proses yang harus anda lakukan dan penuhi. Salah satunya alasan mengapa suami-istri melakukan perceraian di mana tidak semua alasan bisa diterima di pengadilan. Di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 tahun 1975, sudah dijelaskan mengenai alasan-alasan yang boleh diajukan serta diterima di pengadilan. Suami-istri harus mengetahui masalah yang terjadi di rumah tangganya dan memastikan apakah alasan tersebut bisa diterima atau tidak di pengadilan.
Berikut Beberapa Alasan Perceraian Yang Sering Digunakan Agar Gugatan Cerai Diterima Pengadilan
Perbuatan Zina, Pemabuk, Atau Penjudi
Alasan pertama yang cukup sering digunakan orang yang ingin mengajukan gugatan cerai dan alasan tersebut bisa diterima pengadilan. Biasanya salah satu mengajukan alasan perceraian karena pihak suami atau istri telah melakukan perbuatan zina dengan orang lain yang bukan pasangannya. Selain itu, alasan menjadi pemabuk atau penjudi juga menjadi salah satu alasan yang bisa diterima di pengadilan.
Terjadinya KDRT
Alasan selanjutnya cukup umum dan sering terjadi yang berimbas pada terjadinya perceraian. Terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan salah satu pihak (suami atau istri) bisa menjadi alasan bercerai. Karena faktor keamananlah yang menjadikan peristiwa tersebut salah satu alasan yang paling bisa diterima di pengadilan. Namun, anda harus mempersiapkan bukti-bukti yang kuat seperti bekas luka atau saksi atas terjadinya KDRT tersebut.
Sering Terjadi Pertengkaran
Alasan perceraian terakhir hampir sama dengan 2 alasan sebelumnya yang mana alasan ini sangat sering digunakan untuk perceraian. Dalam suatu pernikahan, pertengkaran adalah hal yang wajar namun jika pertengkaran terjadi secara terus menurus hal tersebut menjadi tidak wajar. Pertengkaran yang terjadi terus menerus akan mengakibatkan rasa tidak nyaman dan timbul rasa tidak bisa melanjutkan pernikahan tersebut.
Baca juga : Langkah Cepat Mengajukan Perceraian Ke Pengadilan
Demikian beberapa informasi dari kami mengenai alasan perceraian yang sering gunakan dalam proses perceraian. Semoga beberapa contoh alasan di atas dapat menyadarkan anda mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan perceraian dalam rumah tangga. Jika masih memiliki pertanyaan dapat berkonsultasi dengan kami.
Hormat Kami